Melapor atau Tidak? Dilema seorang whistleblower

Apakah kita pernah melihat seorang rekan kerja melanggar Aturan Perilaku (Code of Conduct) perusahaan? Seringkali seorang karyawan yang menyaksikan tindak pelanggaran dihadapkan pada dilema, yaitu antara melaporkan pelanggaran tersebut, atau menutup mata dan membiarkan tindak pelanggaran terjadi.

Terdapat 11 kriteria tindak pelanggaran yang dapat dilaporkan melalui fasilitas IWBC ini diantaranya: korupsi; kecurangan; ketidakjujuran; perbuatan melanggar hukum; pelanggaran ketentuan perpajakan, atau peraturan perundangan lainnya; pelangaran Aturan Perilaku Perusahaan atau pelanggaran norma-norma kesopanan pada umumnya; perbuatan yang dapat membahayakan keamanan perusahaan; perbuatan yang dapat menimbulkan kerugian finansial atau non-finansial terhadap perusahaan atau merugikan kepentingan perusahaan; pelanggaran prosedur operasi (SOP) perusahaan, terutama terkait dengan pengadaan barang dan jasa, pemberian manfaat dan remunerasi; penyuapan; pelanggaran yang berkaitan dengan laporan keuangan.

Pemangku kepentingan ITM diharapkan kepeduliannya terhadap keberlanjutan operasional ITM dengan melaporkan setiap tindak pelanggaran yang mereka ketahui melalui fasilitas IWBC ini dengan pertimbangan bahwa:

  • Bagi calon pelapor yang ragu-ragu karena bukti tidak berada padanya, namun calon pelapor tersebut berkeyakinan bahwa bukti berada di fungsi tertentu, diharapkan tetap melapor dengan memberikan penjelasan dari peristiwa secara rinci.

  • Keraguan calon pelapor jika melaporkan tindak pelanggaran tersebut menyebabkan dia mendapatkan tindakan pembalasan dari pihak terlapor, maka pelapor dapat memanfaatkan fasilitas IWBC ini dengan melaporkan apa yang dialaminya

  • Setiap laporan yang memadai ditindaklanjuti oleh Ombudsman yang diketuai oleh Komisaris Independen, dan jika diperlukan investigasi akan dilakukan oleh komite investigasi yang diketuai oleh Komisaris Independen.

  • Untuk laporan tindak pelanggaran yang melibatkan anggota dari Ombudsman atau terkait pelanggaran yang berkaitan dengan laporan keuangan, maka laporan akan langsung masuk dan ditindaklanjuti oleh Komite Audit yang semua anggotanya adalah independen.

  •